Tips Ibu Rumah Tangga (kembali) Bekerja

“Hah, mbak mau balik kerja? Emang masih bisa ya? Kerja di manaaa…?”

Itulah salah satu komentar spontan seorang kerabat ketika saya ‘curhat’ tentang keinginan untuk kembali bekerja. Dia mungkin heran, karena saya sudah 5 tahun lebih tidak ‘ngantor’. Selama ini, saya mungkin terlihat santai di rumah bekerja freelance sambil mengasuh anak. Namun, dia juga mungkin tidak tahu bahwa ada ribuan ibu-ibu seperti saya (yang sempat ‘break’ cukup lama) dan ingin balik bekerja.

Ada banyak alasan kaum ibu untuk kembali bekerja, misalnya: keuangan, kurangnya rasa self achievements, anak semakin mandiri, ingin menjadi contoh untuk anak-anak, kangen suasana kerja (the fast pace tasks, the adult conversation, ya kan?) dan lain-lain. Cuma sayangnya, program ‘ibu kembali bekerja’ rasanya belum banyak gaungnya ya di Indonesia. Padahal, di kota-kota besar dunia, misalnya di Singapura, Tokyo maupun negara-negara Uni-Eropa, baik pemerintah maupun  sektor swastanya memiliki program tersendiri untuk mendukung para ibu kembali bekerja. (Selengkapnya, bisa dibaca di tautan ini: 1, 2, dan 3.) Akibatnya, kaum ibu akhirnya dituntut untuk ‘kreatif’, misalnya dengan mencari pekerjaan sendiri melalui koneksi pertemanan, atau dengan membuat usaha alias menjadi mompreneur.

Realistis saja, ada beberapa tantangan bagi kita, ibu rumah tangga yang ingin kembali bekerja kantoran, misalnya:

  • Skill yang dimiliki sudah out of date karena tidak sempat diasah atau tidak up to date dengan perkembangan jaman.
  • Kurangnya rasa percaya diri, terlebih jika si ibu mengambil tidak bekerja selama lebih dari 3 tahun.
  • Munculnya saingan-saingan baru, terutama mereka yang lebih muda, berpengalaman, dan memiliki kualifikasi pendidikan yang dianggap lebih mumpuni.
  • Adanya keengganan pihak perusahaan atau recruiter untuk mempekerjakan ibu yang sempat vakum dari dunia kerja, dan lain-lain.

Nah, jika Anda adalah ibu rumah tangga yang ingin kembali bekerja, baik di dunia freelancer maupun kubikel, berikut beberapa tips yang mungkin berguna:

  • Jangan kudet dan gaptek. Yup. Jika Anda memutuskan untuk menjadi SAHM/WAHM sampai entah kapan, jangan pernah melewatkan perkembangan dunia luar, ya. Karena sekalinya kita terpaku di satu hal (misalnya hanya mengejar ilmu parenting, walaupun itu juga teramat penting) kita akan merasa tertinggal. For me, twitter helped me a a lot to keep up with headlines dan trend. Perkembangan dunia, misalnya: apa itu Tinder? Bitcoin? Logical Fallacies? Selalu perbarui wawasan, terutama yang terkait dengan latar belakang pendidikan kita sehingga tetap percaya diri.
  • Selalu jaga dan tambah koneksi. These days staying connected means that you should stay on social media. Tidak harus online di semua platforms, tapi kita bisa pilih salah satu yang cocok. Jujur, saya punya beberapa pengalaman mendapatkan pekerjaan sampingan yang cukup lumayan hanya dengan bermodal ‘a simple hello to a friend’.
  • Perbarui resume/CV. Selalu perbarui resume, baik secara online misalnya via LinkedIn, maupun resume dalam bentuk JPG/PDF untuk lamaran. Ada banyak jenis resume, tapi menurut saya resume yang baik adalah yang singkat dan ringkas, namun sekaligus mampu menonjolkan kelebihan atau kecakapan yang Anda miliki. Ada banyak contoh CV/resume templates di dunia maya yang bisa dijadikan inspirasi.
  • Realistis. Kita boleh berambisi kembali ke dunia kerja, namun tetap harus realistis. Bisa jadi pekerjaan yang Anda peroleh tidak seideal karir sebelumnya, gaji tidak semoncer bayangan, namun asalkan sesuai passion, tidak ada salahnya mencoba kan?

 

Semangat mencoba berkarir lagi!

Ami

http://www.sayaibu.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s